Lestarikan Lingkungan Demi Generasi Mendatang


Tak ada orang yang dapat hidup tanpa air. Agar sehat, orang memerlukan air yang cukup dan airnya harus aman.Air dikatakan tidak aman bila di dalamnya ada kuman-kuman dan cacing dari kotoran manusia dan binatang. Kuman dan cacing berpindah melalui air dari satu orang ke orang yang lain dan menyebabkan banyak gangguan kesehatan dan berdampak pada seluruh masyarakat.

Bahan kimia dari sektor pertanian, industri, dan pertambangan serta tempat pembuangan sampah juga dapat mengotori air dan menyebabkan penyakit seperti ruam kulit, kanker, dan gangguan penyakit serius lainnya.

Kekurangan air untuk minum, memasak, dan mencuci bisa membuat sakit. Terutama bila tidak bisa mencuci tangan setelah buang air besar. Hal ini akan cepat menyebarkan penyakit diare dari satu orang ke yang lain. Kekurangan air untuk membersihkan diri dapat pula mengarah pada infeksi mata dan kulit. Tanpa air orang akan mengalami dehidrasi (kehilangan banyak cairan tubuh) dan dapat meyebabkan sampai kematian.

Tubuh kita terdiri dari 55% sampai 78% air. Agar dapat berfungsi dengan baik, tubuh manusia membutuhkan antara satu sampai tujuh liter air setiap hari untuk menghindari dehidrasi (kekurangan cairan dalam tubuh), jumlah pastinya bergantung pada tingkat aktivitas. Sebagian besar orang percaya bahwa manusia membutuhkan 8–10 gelas (sekitar dua liter) per hari.
Syarat yang harus dipenuhi air untuk menjadi kebutuhan manusia itu haruslah terhindar dari berbagai jenis racun, limbah, logam berat dan lainnya yang bersifat anorganik, dan itu tidak cukup diproses hanya dengan memanaskan air semata. Oleh karena itu saat ini sangat dibutuhkan metode pemurnian air yang berteknologi tinggi seperti yang menggunakan teknologi Reverse Osmosis.



Penyebab terjadinya pencemaran air sebagian besar disebabkan oleh tangan manusia. Pencemaran air dan tanah adalah pencemaran yang terjadi di perairan seperti sungai, danau, laut, dan sebagainya. Alam memiliki kemampuan untuk mengembalikan kondisi air yang telah tercemar dengan proses pemurnian atau purifikasi alami dengan jalan pemurnian tanah, pasir, bebatuan dan mikro organisme yang ada di alam sekitar kita.

Jumlah pencemaran yang sangat massal oleh manusia membuat alam tidak mampu mengembalikan kondisi ke seperti semula. Alam menjadi kehilangan kemampuan untuk memurnikan pencemaran yang terjadi. Sampah dan zat seperti plastic yang sangat sulit di uraikan, coba saja kita membuang plastik, apakah 1000 tahun ke depan akan dapat terurai oleh alam? tidak , masih akan menjadi plastik dan berbagai limbah lain yang tidak ramah lingkungan akan semakin memperparah kondisi pengerusakan alam yang kian hari kian bertambah parah.

Maka yang harus kita lakukan dalam menanggulangi pencemaran air dan tanah serta terhindar dari berbagai penyakit adalah pola hidup yang bersih dan sehat dan yang paling penting lagi dengan selaras, serasi dan seimbang agar tidak bertentangan dengan alam. Hidup bersih dan sehat dapat diartikan sebagai hidup di lingkungan yang memiliki standar kebersihan dan kesehatan serta menjalankan pola/perilaku hidup bersih dan sehat. Lingkungan yang sehat dapat memberikan efek terhadap kualitas kesehatan. Kesehatan seseorang akan menjadi baik jika lingkungan yang ada di sekitarnya juga baik. Begitu juga sebaliknya, kesehatan seseorang akan menjadi buruk jika lingkungan yang ada di sekitarnya kurang baik. Dalam penerapan hidup bersih dan sehat dapat dimulai dengan mewujudkan lingkungan yang sehat. Lingkungan yang sehat memiliki ciri-ciri tempat tinggal (rumah) dan lingkungan sekitar rumah yang sehat.

Mendapatkan air bersih yang cukup agar dapat hidup sehat adalah hak setiap orang. Cara terbaik untuk melindungi dan memenuhi hak setiap orang mendapatkan air cukup adalah dengan mengelola atau memantau sistem pengadaan air bagi semua orang. Hal ini untuk menjamin adanya pengelolaan yang baik yang mengutamakan kesehatan semua orang.

Karena air adalah ciptaan alam yang tak ternilai harganya, dengan kebaikan alam dalam setiap kemurnian di setiap tetesnya, kita harus memastikan bahwa kita akan selalu dapat menikmati air dari generasi ke generasi berikutnya. Oleh karena itu, kita harus menjaganya dengan tidak mengambil lebih dari apa yang diberikan oleh alam, serta bekerjasama dengan semua pihak untuk melestarikan lingkungan sekitar sumber mata air yang ada di sekitar kita demi generasi mendatang.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

1 komentar:

Abdullah Azzam mengatakan...

33

:10 :11 :12 :13 :14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21 :22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29 :30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37 :38 :39

Posting Komentar

Next Prev home
Learn, Fill The Blank and Enjoy The Blog, Don't Forget To Leave Comment. by Rocky Sahbas Fauzy